Sekilas Doa

Betapa Pentingnya Berdoa

“Atau siapakah yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan” QS; an-Naml;62
“Doa itu adalah ibadah” HR. Tirmidzi
Diantara sebab-sebab terkabulnya doa:
1. Ikhlas
2. Memulai dan menutup doa dengan tahmid dan pujian diiringi shalawat
3. Berdoa dengan sungguh-sungguh
4. Mengulang-ulang doa
5. Khusuk
6. Dilakukan dalam kondisi senang maupun susah
7. Tidak berdoa kecuali kepada Allah
8. Tidak berdoa untuk kejelakan keluarga, anak dan harta
9. Dengan suara pelan
10. Mengakui segala dosa dan mensyukuri nikmat
11. Menghadap kiblat
12. Mengangkat kedua tangan
13. Dalam keadaan suci
14. Berdoa dengan asmaul husna
15. Mengkonsumsi yang halal
16. Mengampuni dan memaafkan segala kejelekan yang menimpa dirinya
17. Menjauhi perbuatan maksiat
18. Perbanyaklah sedekah

Waktu-waktu dan kesempatan yang baik untuk berdoa:
1. Malam lailatul qadar.
2. Sepertiga malam terakhir.
3. Bagian akhir setiap shalat wajib.
4. Antara adzan dan iqomah
5. Ketika perang sedang berkecamuk.
6. Ketika turun hujan.
7. Shalat jumat.
8. Ketika meminum zam zam
9. Ketika bersujud
10. Diberbagai tempat untuk berdzikir.
11. Ketika ditimpa musibah.
12. Ketika di dzalimi.
13. Doa orang tua.
14. Ketika bepergian.
15. Doa pemimpin yang adil.
16. Doa orang yang berpuasa ketika hendak berbuka.
17. Doa anak yang berbakti.
18. Seluruh tempat di Masjidil Haram.

Etika Doa Kepada Allah SWT.

فاذكـرونى أذكـركـم و اشكـرولى ولا تكفـرون
“Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku, niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.”

Berdzikir artinya mengingat Allah SWT. untuk mendekatkan diri kepada-Nya, bisa melalui berbagai media seperti shalat, wiridan, dan berdoa. Seorang mukmin hendaknya selalu ingat kepada Allah setiap saat dimanapun dia berada. Dengan cukup mengingat Allah setiap saat diamanpun berada, seorang mukmin akan selalu mendapat perlindungan dari-Nya. Karena mengingat Allah pada hakekatnya kita selalu dekat dan dalam pengawasan kekuasaan Allah.
Allah SWT. akan mengabulkan doa umat manusia, seperti yang telah Dia janjikan: ”Berdoalah kepada-Ku, niscaya Aku akan mengabulkan doamu.” Nabi Muhammad SAW. telah banyak memberikan tuntunan berdoa kepada kita. Misalnya Nabi menyuruh orang yang hendak berdoa harus dalam keadaan suci, menghadap ke kiblat, berdoa dengan perasaan tunduk dan tawadhu’, tidak mengeraskan suara tetapi cukup dengan suara yang pelan dan khusyu’ serta dengan mengangkat tangan, layaknya seseorang meminta sesuatu.
Selain itu Nabi SAW. juga menunjukkan beberapa waktu yang dianggap mustajab (banyak dikabulkan) untuk berdoa, misalnya hari jumat, senin, kamis dan sepertiga malam terakhir. Namun demikian tidak berarti berdoa di luar waktu itu tidak dikabulkan. Nabi melakukan itu dengan tujuan pembelajaran kepada umat Islam agar senantiasa ingat dan berdoa kepada Allah SWT. setiap saat dimanapun dia berada. Jika kita ingin selamat dan sejahtera, kita harus selalu ingat dan berdoa kepada Allah SWT. dimanapun kita berada, karena malapetaka dan musibah itu tidak lain karena kita jauh dari Allah SWT. dan karena mengingkari nikmat-Nya yang telah diberikan kepada kita.
Berdoalah dan mintalah kepada Allah SWT. agar diberikan karunia sebanyak-banyaknya. Kita boleh berdoa meminta apa saja, tentunya yang tidak menimbulkan hal-hal yang negatif. Banyak sekali doa yang bisa kita panjatkan kepada Allah SWT. saat kita sedang munajat berduaan dengan Allah SWT. Misalnya doa mohon ampun atas dosa-dosa kedua orang tua, doa mohon diteguhkan iman dan islamnya, mohon dilimpahkan rizkinya dan diberkahi keselamatan dunia dan akhirat.
Ada yang beranggapan bahwa berdoa harus menggunakan bahasa Arab, namun itu tidak mutlak, karena kita diperbolehkan berdoa dengan menggunakan bahasa kita sendiri. Namun jika kita bisa berdoa dengan bahasa Arab tentunya itu lebih baik, karena bahasa Arab adalah bahasa yang dipilih oleh Allah SWT. untuk menuliskan firman-Nya.
Tentunya kita tidak bisa memaksa Allah SWT. untuk mengabulkan seluruh doa kita seketika. Allah SWT. Maha Adil, Maha Mengetahui dan doa yang belum terkabulkan barangkali menurut pandangan Allah SWT. belum pantas jika diberikan kepada kita, walaupun pada saat itu kita sangat membutuhkan. Misalnya seseorang yang sangat miskin berdoa agar diberikan rizki yang banyak, tetapi Allah SWT. tidak mengabulkan doa tersebut walaupun realitanya dia sangat membutuhkan, tetapi Allah SWT. mempunyai pertimbangan lain yang lebih bijaksana. Banyak cerita dan kisah yang mengilustrasikan hal-hal tersebut yang dapat kita ambil pelajara yang sangat berharga. Bagaimanakah biar doa kita dikabulkan, perhatikan ayat ke lima dari surat al-Fatihah dan renungkanlah!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: