Sedekah Anda Pasti Dibalas, Nggak Pakai Insya Allah

Sedekah itu pasti dibalas bahkan dilipatgandakan. Pasti! Pasti! Pasti! Nggak pakai Insya Allah. Bukankah Allah yang berulang kali berjanji akan membalas sedekah kita tanpa syarat. Sedangkan janji adalah utang. Tidak mungkin Allah berutang, ingkar atau mangkir. Jadi, janji-Nya pasti ditepati.

Boleh dibilang, Hukum Sedekah ini lebih pasti daripada Hukum Gravitasi. Hukum Gravitasi tidak pernah dijanjikan dalam kitab suci manapun. Logika lainnya begini.
Apabila manusia yang berjanji, hendaklah mengucapkan Insya Allah. Nah, beda dengan Allah. Apabila Allah yang berjanji, maka itu adalah sesuatu yang pasti, pasti sepasti-pastinya. Bukankah Allah tak pernah mengingkari janji-Nya…? (QS Ali Imron: 9).

Berapa pun yang Anda sedekahkan, pasti dibalas dan dilipatgandakan oleh Allah. Tidak jadi soal, apakah sedekah Anda ikhlas atau tidak. Tidak jadi soal, apakah Anda beriman atau tidak. Buktinya, banyak hartawan yang dermawan menjadi semakin kaya, padahal mereka atheis. Betul sekali, mereka atheis. Bagi mereka, hampir-hampir tidak ada istilah ikhlas. Hampir-hampir tidak ada istilah iman. Wong, tujuan mereka bersedekah biasanya cuma untuk mengangkat merek dan mengurangi pajak.

Balasan…..inilah Hukum Kausalitas dari Allah yang berlaku universal. “Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat maka kejahatan itu bagi dirimu sendiri” (QS Al Isra:7). Yang saya maksud balasan disini adalah balasan jangka pendek (dunia). Tentu saja, dengan ikhlas dan iman, kita akan beroleh nilai plus, berupa balasan jangka panjang (akhirat) yaitu  ridha, pahala, dan surga dari-Nya. “Barang siapa yang menghendaki keuntungan di akhirat akan Kami tambah keuntungan itu baginya (di dunia) dan barang siapa yang menghendaki keuntungan di dunia Kami berikan kepadanya sebagian dari keuntungan dunia dan tidak ada baginya suatu bahagian pun di akhirat.” (QS As Syuura:20).
Selanjutnya, kami petik sebuah janji dari-Nya yang pasti ditepati:“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah maha luas (karunia-Nya) lagi maha mengetahui.” (QS. Al Baqarah:261).

Terus balasan jangka pendek itu apa? Yah, berbentuk materi atau sesuatu yang setara dengan itu. Misalnya keuangan, kesehatan, keselamatan, kemudahan urusan.  Dengan kata lain, sedekah itu dapat menjadi bankir pribadi karena memudahkan keuangan kita; menjadi dokter pribadi karena memelihara kesehatan kita; jadi bodyguard pribadi karena memelihara kita dari bala; asisten pribadi karena memudahkan urusan kita.

Di sisi lain, sebenarnya setiap kali Anda bersedekah, itu mendorong roda ekonomi berputar lebih produktif. Bahkan membuka pintu rezeki banyak orang. Dan mudah-mudahan, itu semua kembali kepada Anda.

Katakanlah, Anda bersedekah kepada pengemis. Dengan uang itu, si pengemis dapat membeli sebungkus nasi. Itu berarti, si penjual nasi dapat menjalankan usahanya, menafkahi keluarganya, membukakan pintu rezeki bagi karyawan dan pemasoknya. Roda ekonomi pun berputar lebih produktif. Yes, life is beatiful. Love is wonderful. Giving is powerful, right…?

Referensi: Buku Mega Best Seller 7 Keajaiban Rezeki  dan Percepatan Rezeki dalam 40 Hari Dengan Otak Kanan by Ippho Santosa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: